Senin, 28 Februari 2011

Pengenalan Visual Basic 6.0


Pengenalan Visual Basic 6.0

Visual Basic merupakan salah satu RAD (Rapid Application Development) Tool yang sangat terkenal mudah untuk dipelajari, digunakan dan cepat dalam membangun suatu aplikasi visual. Konsep pengembangan aplikasi dengan Visual Basic akan dimulai dengan pembentukkan user interface, kemudian mengatur properti dari objek-objek yang digunakan dalam user interface (warna tombol, warna layar, judul layar, dll) , dan baru dilakukan penulisan kode program untuk menangani kejadian-kejadian (event) untuk setiap objek yang digunakan.
Dalam lingkungan Window’s user interface sangat memegang peranan penting, karena dalam pemakaian aplikasi yang kita buat, pemakai senantiasa berinteraksi dengan user interface tanpa menyadari bahwa dibelakangnya berjalan intruksi-intruksi program yang mendukung tampilan pada proses yang dilakukan.
1.      IDE Visual Basic
            Langkah awal dari belajar Visual Basic adalah mengenal IDE (Integreted Development Environment) Visual basic merupakan lingkungan pengembangan terpadu bagi programmer dalam pengembangan aplikasinya. Dengan menggunakan IDE programmer dapat membuat user interface, melakukan koding, melakukan testing dan debuging serta memkompilasi program menjadi executable. Penguasaan yang baik akan IDE akan sangat membantu programmer dalam mengefektifkan tugas-tugasnya sehingga dapat bekerja dengan efisien.
2.      Menjalankan IDE
            Untuk mengaktifkan IDE(Integrated Developement Environment) Visual Basic, salah satu caranya adalah lewat menu Start -> All Programs -> Microsoft Visual Basic 6.0 -> Microsoft Visual Basic 6.0 (shortcut). Kemudian akan muncul pilihan jenis aplikasi yang akan kita gunakan dalam pembuatan program dengan Visual Basic 6.0. Biasanya untuk pemula dan untuk memulai belajar Visual Basic 6.0 kita memilih Standard EXE.





3.      Jendela IDE
            IDE Visual Basic 6 menggunakan model MDI (Multiple Document Interface).  Sebagai langkah awal dari proses belajar, tidak semua jendela akan kita gunakan, tetapi hanya beberapa yang penting sedangkan yang lainnya bersifat khusus.Berikut
komponen window standar pada Visual Basic 6.0 :




Adapun jendela-jendela yang perlu anda perhatikan adalah sebagai berikut :
1)      MenuBar
Untuk memilih tugas-tugas tertentu seperti membuat project baru, menyimpan project, membuka project, dll.
2)      MainToolBar
Untuk melakukan tugas-tugas tertentu dengan cepat melalui tombol icon-icon yang melambangkan fungsinya masing-masing.
3)      FormDesign
Merupakan tempat untuk objek-objek dan komponen-komponen yang akan kita gunakan dalam merancang user interface suatu aplikasi.
4)      CodeWindow
Merupakan tempat bagi programmer untuk menuliskan kode program. Jendela ini dapat ditampilkan dengan menekan tombol F7 pada keyboard atau dengan double kilik pada objek atau komponen yang akan disisipi kode program.
5)      ProjectWindow
Berisi gambaran dari semua modul yang terdapat dalam aplikasi, biasanya terstruktur secara hirarki baik berdasarkan nama ataupun group.
6)      PropertiesWindow
Merupakan daftar properti-properti object yang sedang terpilih. Lewat jendela properties ini kita dapat mengubah jenis font, ukuran font, style font, warna background, dll.
7)      ToolBox
Berisi komponen-komponen yang dapat digunakan untuk mengembangkan user interface.
8)      FormLayoutWindow
Menunjukan bagaimana form yang bersangkutan ditampilkan ketika runtime/program di eksekusi.
Jika jendela-jendela tersebut tidak ada, anda dapat memunculkannya dengan Menu View dan pilih :
·         Project Explorer(Ctrl+R)
·         Properties windows (F4)
·         Form Layout Windows
·         Property Pages(shift++R)
·         Properties windows (F4)
·         Form Layout Windows
·         Property Pages(shift+F4)
·         Toolbox
·         Color Pallete
·         Toolbars
4.      Toolbox
            Jendela toolbox merupakan jendela yang sangat penting bagi Anda. Dari jendela ini anda dapat mengambil kompenen-kompenen (object) yang akan di tanamkan pada form untuk membentuk user interface.
            Adapun secara garis besar fungsi dari masing-masing intrinsic control tersebut adalah sebagai berikut :
·         Pointer bukan merupakan suatu kontrol, gunakan icon ini ketika anda ingin memilih kontrol yang sudah berada pada form.
·         PictureBox adalah kontrol yang digunakan untuk menampilkan image dengan format: BMP, DIB(bitmap), ICO(icon), CUR(cursor), WMF(metafile), EMF(enhanced Metafile), GIF dan IPEG.
·         Label adalah kontrol yang digunakan untuk menampilkan teks yang tidak dapat diperbaiki oleh pemakai.
·         TextBox adalah kontrol yang mengandung string yang dapat diperbaiki oleh pemakai, dapat berupa satu garis tunggal, atau banyak baris.
·         Frame adalah kontrol yang digunakan sebagai container bagi kontrol lainnya,
·         CommandButton merupakan kontrol hampir ditemukan pada setiap form, dan digunakan untuk untuk membangkitkan event proses tertentu ketika melakukan klik padanya.
·         CheckBox digunakan untuk pilihan yang isinya bernilai yes/no, true/false.
·         OptionButton sering digunakan lebih dari satu sebagai pilihan terhadap beberapa option yang hanya dapat dipilih satu.
·         ListBox mengandung sejumlah item, dan user dapat memilih lebih dari satu (bergantung pada property MultiSelect).
·         ComboBox merupakan kombinasi dari TextBox dan suatu ListBox dimana pemasukan data dapat dilakukan dengan pengetikan maupun pemilihan.
·         HScrollbar dan VScrollbar digunakan untuk membentuk scrollbar berdiri sendiri.
·         Timer digunakan untuk proses background yang diaktifkan berdasarkan interval waktu tertentu. Merupakan kontrol non visual.
·         DriveListBox, DirListBox, dan FileListBox sering digunakan untuk membuat dialog box yang berkaitan dengan file.
·         Shape  dan Line digunakan untuk menampilkan bentuk seperti garis, persegi, bulatan,oval.
·         Image berfungsi menyerupai image box, tetapi tidak dapat digunakan sebagai container bagi kontrol lainnya, Sesuatu yang perlu diketahui bahwa kontrol image menggunakan resource yang lebih kecil d bandingkan dengan picture box.
·         Data digunakan untuk data binding.
·         OLE, dapat digunakan sebagai tempat bagi program eksternal seperti Microsoft excel, word, dll.
5.      Type variable
            Dasar dari pemrograman pada visual basic adalah Visual Basic Aplication yang menggunakan dialek Basic. Bagi anda yang pernah belajar bahasa Basic, tidak akan sulit belajar Visual Basic Aplication.
Tipe data pada Visual Basic 6.0 :

6.  Penulisan komentar pada Visual Basic 6.0
            Komentar sangat berguna sekali untuk menjelaskan maksud dari suatu kode program sehingga memudahkan dalam pembacaan alur program. Pada Visaul Basic 6.0, untuk menuliskan komentar, kita bias menggunakan tanda petik satu ( ‘ ).
Contoh : Dim bil_1 As Integer ‘deklasai variabel bil_1


s7.  Operator Aritmatika, Komparasi dan Logika pada Visual basic 6.0


MEMAHAMI OBJEK PADA VISUAL BASIC

1)      Apa yang dimaksud dengan objek

            Objek merupakan suatu kombinasi dari kode dan data yang dapat diperlakukan sebagai satu kesatuan. Suatu objek dapat merupakan bagian dari aplikasi seperti suatu kontrol atau suatu form. Secara keseluruhan dari aplikasi dapat juga berupa suatu objek.

2)      Bekerja dengan objek

            Objek-objek visual basic memiliki properti-properti, metode-metode dan event-event. Pada visual basic, suatu data dari objek (setting dan atribut) disebut sebagai property, sedangkan sebagai subrutin yang dapat beroperasi pada objek tersebut disebut sebagai metodenya. Dan suatu event adalah aksi yang dikenali oleh suatu objek, seperti klik pada mouse atau penekanan tombol, sehingga anda dapat menulis kode untuk menangani event tersebut.
3)      Properties Standard
Setiap Object dalam Visual Basic memiliki banyak sekali properties, tetapi biasanya properties itu juga di miliki oleh object lain sehingga jika kita sudah menguasai salah satu object, untuk mempelajari object lain akan menjadi lebih mudah. Berikut ini akan di bahas properties-properties standard yang ada hamper di setiap object dalam Visual Basic.
  1. Properties Left, Top, Width dan Height
Hampir semua object yang dapat di lihat memiliki properties ini di karenakan properties ini di gunakan untuk menunjukan letak dan ukuran dari object tersebut.
Top dan left di gunakan untuk menentukan posisi dari object, dimana Top adalah posisi sumbu Y control dalam container, dimana semakin besar nilai Top maka posisi object makin ke bawah. Properties Left di gunakan untuk menentukan posisi object pada sumbu X dalam container di mana makin besar nilai Left maka posisi Object akan makin ke kanan. Container adalah sebuah object yang dapat menampung object lainnya seperti object Form atau object Frame.
Properties Width dan Height di gunakan untuk menentukan ukuran dari object di mana width merupakan lebar dan height merupakan tinggi dari object. Ukuran yang di gunakan adalah twips dimana1440 twips = 1 inchi atau 567 twips = 1 cm. Pada beberapa object properties Left, Top, Width dan Height hanya bisa di baca dan tidak bisa diganti seperti pada object combo box, dimana Height-nya di pengaruhi oleh font yang di gunakan oleh object tersebut.


b.      Properties ForeColor dan BackColor
Propeperties ForeColor dan BackColor mempengaruhi warna dari tulisan dan background dari sebuah object. Pada beberapa object, properties ini di pengaruhi oleh properties lain misalnya pada object label properties BackColor tidak akan berguna jika properties BackStyle-nya bernilai 0-Transparent.
Saat memilih dalam properties window maka kita dapat memilih warna dari antara Pallete ataupun System. Warna dari System di pengaruhi oleh system, misalnya jika kita menggunakan styleXp atau kita merubah-rubah warna standard sytem maka warna tersebutlah yang akan tampil.








Gambar Pilihan Warna System dan Warna Palette
Kita juga dapat memberikan warna dengan menggunakan metode RGB, QBCOLOR ataupun dengan HeksaDesimal.



  1. Properties Font
Properties Font biasanya dimiliki oleh object-object yang dapat menampilkan string. Properties Font terdiri dari properties Name, Size, Bold, Italic, Underline dan Strikethrough.
Contoh Sintaksnya
‘Mengganti Nama Font
Me.Font.Name = ”Arial”
‘Mengganti Ukuran Font
Me.Font.Size = 14
‘Menggarisbawahi Font
Me.Font.Underline = true
‘Membuat Font suatu object sama dengan object lain
‘dan font tersebut akan ikut berganti jika font yang
‘di ikutinya juga berganti
Set object1.font = object2.font
Saat mendesain kita bisa mengklik Font dalam property window untuk menampilkan Font Dialog.
                



Gambar Font Window
      Dalam perancangan di Run Time, penggantian Font dengan nilai yang salah tidak akan menampilkan error, tetapi VB akan mengubah nilainya dengan yang paling mungkin untuk ukuran dan tidak menentu untuk nama Font.
  1. Properties Caption dan Text
Caption adalah properties yang biasanya terdapat dalam suatu object yang memiliki nilai string yang tidak dapat di edit ataupun di blok oleh user. Text adalah properties yang biasanya terdapat pada suatu object yang dapat di tulisi string oleh user atau user dapat memblok nilai string tersebut.
Biasanya dalam caption kita dapat menggunakan tanda & (ampersand) untuk mebuat object tersebut mendapat focus jika kita menekan tombol Alt + tombol setelah tanda &.
Umumnya jika sebuah object mendukung properties Text maka ia juga mendukung selText, SelStart dan SelLength yang memengaruhi Text yang di blok.

  1. Properties Parents dan Container
Properties Parents adalah properties yang hanya terdapat pada keadaan Run Time, yaitu pada saat program di jalankan. Dengan Parent dapat di beritahukan pada form bahwa control tersebut berada dalam form itu.
Properties Container juga merupakan properties Run Time Only. Ia memberitahukan pada Container bahwa control tersebut berada Container itu. Kita dapat memindahkan sebuah object dari satu container ke container lainnya dengan cara :
Set Nama_Control.Container = Nama_Container
Contoh :
‘Memindahkan Command1 ke dalam picture1 dan
‘meletakannya di pojok kiri atas container
Set Command1.Container = Picture1
Command1.Top = 1
Command1.Left = 1
  1. Properties Enabled dan Visible
Semua control dalam VB secara default memiliki properties True untuk Enabled dan Visible. Tetapi, karena beberapa alasan kadang-kadang kita ingin hanya menampilkan suatu object tanpa bisa di gunakan oleh user, atau kita juga ingin menggunakan suatu object tanpa memperlihatkannya kepada user.
Properties Enabled = false dapat digunakan untuk membuat control tersebut bebas dari pengaruh user, tetapi control tersebut tetap dapat di pengaruhi oleh program melalui proses pengkodean. Properti Visible = false dapat di gunakan untuk menyembunyikan sebuah control sehingga tidak terlihat oleh user.
  1. Properties hWnd
Properties hWnd termasuk properties yang bersifat Run Time Only. Selain itu ia juga merupakan Read Only Properties yang hanya bisa di baca dan tidak bisa di tulis. hWnd memberikan nilai integer 32 bit yang di berikan windows untuk mengindentifikasi suatu control. Nilai dari hWnd ini akan hanya di gunakan pada penggunaan VB API .
Kontrol dari VB dapat dibedakan menjadi dua, yaitu standard dan windowless. Contohnya adalah PictureBox (standard) dan Image (windowless). Walaupun keliahatannya ke dua control itu sama, tetapi mereka sungguh berbeda.
Saat kita meletakan suatu control standard ke dalam form, VB meminta OS untuk membuat sebuah instance, sehingga OS memberikan nilai kepada control tersebut yang berupa nilai hWnd. Saat control itu menerima event, control tersebut akan melakukan fungsi API dan lalu memberitahukan OS control mana yang dipengaruhi.
Kontrol windowless di lain pihak tidak melakukan tersebut, dan hanya membutuhkan VB untuk mengaturnya. Sehingga control windowless adalah control yang tidak mengandung property hWnd karena ia tidak berinteraksi dengan OS, walaupun terkadang ada control standard yang tidak memberikan properties hWnd dengan beberapa alasan.
Kontrol standard memakan memory dan resource lebih banyak daripada control windowless dengan contoh perbandingan form yang mengandung 100 Picture Box akan 10 kali lebih lambat daripada form yang mengandung 100 image control.
  1. Properties TabStop dan TabIndex
Jika sebuah control dapat menerima focus maka control tersebut pasti memili dua properties ini. Kontrol windowless tidak akan memiliki ke dua properties ini karena mereka tidak akan pernah mendapatkan focus.
TabStop memberikan keterangan apakah dengan menekan tab, focus dapat diberikan kekontrol tersebut. TabIndex memberikan keterangan tentang urutan keberapakah suatu konrol akan mendapat giliran mendapat fokus.
  1. Properties MousePointer dan MouseIcon
Properties ini mempengaruhi bentuk dari Cursor Mouse saat berada di atas sebuah control. VB memberikan cara yang sangat flexible dalam memanajemen bentuk mouse karena setiap form dan control dapat memberikan bentuk mouse yang berbeda.
Properties MousePointer digunakan untuk menentukan jenis mouse yang akan digunakan sedangkan properties MouseIcon digunakan untuk me-load Mouse Icon yang tidak terdapat dalam VB. Tetapi nilai dalam MousePointer-nya harus diganti dengan 99-vbCustom terlebih dahulu.


Berikut ini adalah contoh penggunaannya :
‘Contoh Mouse Pointer
‘Misalnya Program akan mengubah bentuk mouse menjadi CrossHair saat ada di ’picture Box
Picture1.MousePointer = vbCrosshair
MousePointer = vbDefault
‘Contoh Penggunaan MouseIcon
‘Kita ubah dulu MousePointer menjadi 99-vbCustom
MousePointer = vbCustom
‘Masukan alamat File .ico-nya
MouseIcon = LoadPicture(”D:\Program Files\Microsoft Visual _
Studio\VB98\graphics\icons\computer\msgbox01.ico”)
  1. Properties Tag
Semua konrol memiliki Properties tag ini, karena properties ini berasal dari VB sehingga bahkan control ActiveX pun memilikinya. Properties yang berasal dari VB selain Tag adalah Index, Visible, TabStop, TabIndex, ToolTipText, HelpContextID, dan WhatsThisHelpID.
Fungsi Properties Tag hanyalah untuk menyimpan data yang biasanya berhubungan dengan control yang memiliki Tag tersebut. Jadi Properties ini fungsi seperti variabel
  1. Properties Lainnya
Properties Value biasanya di gunakan untuk menyimpan nilai dari suatu control. Misalnya checkbox, CommandButton, OptionButton dan scrollbar.
Properties Index digunakan untuk memberikan petunjuk no array bagi sebuah control. Jika sebuah control bukan array maka nilai index-nya adalah kosong.
Properties BorderStyle menentukan apakah sebuah control menggunakan Border atau tidak.
Properties ToolTips digunakan untuk mengisi kotak kuning kecil yang berisi petunjuk yang akan ditampilkan jika kita menunjuk sebuah control dengan pointer mouse selama waktu tertentu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar